Senin, 09 November 2015

Stay In My Mind

Setiap kata yang kamu lontarkan itu adalah sesuatu yang terkadang membuatku sakit.
Namun aku hanya berpikir untuk positif, karna suatu saat pasti berguna untukku apabila mereka memperlakukan sama.

Musim pun kini sudah berganti lagi, walaupun matahari masih tetap terik hingga rasanya membakar tubuhku.


Kita bertemu lagi dengan rasa rindu yang dalam, saling ingin tau bagaimana keadaan dan cerita masalalu yang ada.

Pada awalnya semua berjalan baik-baik saja, dan membuat pikiranku sempat kacau bahwa memang sudah berubah atau hanya permulaan saja untuk saling mengenal lagi. Namun setelah sekian lama juga sesuatupun terjadi, rahasia yang besar seakan datang perlahan, satu persatu memberitahuku bahwa masalalunya seperti ini dan bagaimana sekarang.

Aku pun dilema, aku harus percaya yang mana? Karna terkadang sisi lain bisa lebih memperburuk keadaan.

Tapi aku benar-benar menyayanginya, berpisahpun bisa membunuh nadiku tanpa aku yang meminta, karna aku mengenalnya lebih dari diriku sendiri.

Lalu hanya dengan pikiran dan menenangkan hati saja aku dapat bertahan, memikirkan jauh yang lebih penting daripada perasaanku.

Karna hidupku perlu perbaikan. 

Minggu, 08 November 2015

Sendiri Kadang Menyiksa


Disaat-saat tertentu aku ingin sendiri, namun kadang kala sendiri itu menyiksa.

Aku melihat sosok wanita yang umurnya sudah lebih dari setengah abad selalu berusaha sendiri untuk menopang kerasnya hidup, keluhannya pun tak kunjung didengar siapapun. Kesendiriannya dinikmati sudah bertahun-tahun, entah bagaimana dan dengan cara apa beliau bertahan sampai sekarang untuk tetap berusaha hidup.

Akupun hanya ingin bersenang-senang tanpa melihat ada sosok yang bersusah payah untuk bisa makan dan menghidupi keluarganya tanpa ada yang membantunya. Beliau sakit, sedih atau marah tidak ada yang mengerti perasaannya.

Sampai aku marah kenapa harus ada seseorang seperti itu di dunia ini? Bukannya Tuhan itu Maha Adil? Apa yang salah apa yang benar tidak ada bedanya!

Cerita itupun mengetuk hatiku untuk selalu kuat menjadi manusia, karna hanya manusia lemah yang tidak bisa memperjuangkan hidupnya.


#Real Story



Kamis, 20 Agustus 2015

What Should I Do?

Beberapa hari terakhir ini dia terlihat aneh, seperti ada rasa bosan atau kecewa yang mengganggunya...


Tapi apa hanya firasatku saja?
Aku mencoba untuk membiasakan apabila kondisi seperti ini, setiap kali ada permasalahan dia tidak pernah bicara.

Bagian ini yang membuatku ragu, apa aku masih penting untuknya atau hanya awal sewaktu bertemu kembali yang membuatnya senang sementara.

Yaaahhh, namanya juga pacaran kan emang seneng diawal sakit diakhir...

Berusaha bertahan sajalah pasti ada jalan keluarnya, kalo emang harus pisah mau gimana lagi?
Meskipun orangtua udah tau cuman kalo dipaksakan juga gak bagus buat kedepannya...

Toh kalo jodoh pasti ketemu lagi, ya kaaannn?


Just keep smile and don't forget to happy ;)

Selasa, 18 Agustus 2015

You Come Back to Me

Mungkin dua setengah tahun silam aku benar-benar lupa bagaimana dia dan apa kabarnya. Namun disela-sela itu aku masih mencari tau apakah dia sehat atau dia sedang bahagia dengan yang lain...

Disitu aku menjadi seorang penipu, menipu hatiku juga menipu orang yang sedang berusaha membuatku bahagia. Hampir dua tahun bersama namun rasa itu tak kunjung hilang, sampai suatu saat banyak kejadian yang benar-benar diluar kendaliku.

Aku meninggalkan yang terbaik dalam sejarah hidupku demi seseorang yang buruk dan berkali-kali datang dikehidupanku untuk menghancurkanku.

Yaaayyyy, that's right god!!
Mungkin karma atau apapun itu namanya aku pun menyesal bahwa laki-laki sebaik dia itu hanya satu dari yang pernah aku kenal.



Setelah aku merasa tenang aku kembali ke publik, mencari hiburan atau teman yang cocok untuk menjadi pengganti mereka yang sudah usang dan sudah jadi masalalu.
And finally i found him, seseorang dimasalalu yang benar-benar sudah berubah sampai rasanya aku sedang mengigau, benarkah dia? itukah dia? masa sih itu dia? dia dulu yang kayak gitu sekarang jadi kayak gini dan bener-bener bikin aku kagum!


Yaaaaa, itu bener dia. Dia yang dimasalalu yang membuatku takut akan suatu kehilangan sampai aku hampir gila.

Sudah setaun kita kembali bersama, namun aku tak ingin hanya hitungan tahunan. Aku berharap dan penuh yakin bahwa kita bisa selamanya.


I believe that God unites us in any way...