Tapi apa hanya firasatku saja?
Aku mencoba untuk membiasakan apabila kondisi seperti ini, setiap kali ada permasalahan dia tidak pernah bicara.
Bagian ini yang membuatku ragu, apa aku masih penting untuknya atau hanya awal sewaktu bertemu kembali yang membuatnya senang sementara.
Yaaahhh, namanya juga pacaran kan emang seneng diawal sakit diakhir...
Berusaha bertahan sajalah pasti ada jalan keluarnya, kalo emang harus pisah mau gimana lagi?
Meskipun orangtua udah tau cuman kalo dipaksakan juga gak bagus buat kedepannya...
Toh kalo jodoh pasti ketemu lagi, ya kaaannn?
Just keep smile and don't forget to happy ;)